Wednesday, 15 August 2012

Pantai Lhoknga Pemandangan Pantai dan Pegunungan Banda Aceh

Pantai Lhoknga - panorama pantai dikombinasikan dengan pemandangan indah pegunungan Karst (kapur) dapat menambah kenyamanan bagi mereka yang berada di kawasan ini.  Tempat yang nyaman untuk berselancar. Ombak dipantai ini tidak terlalu tinggi rata-rata berkisar satu meter di tepian pantai. Jika ingin lebih ke tengah ombak bisa mencapai dua hingga tiga meter.

Pantai Lhoknga yang berada di Aceh Besar, jaraknya hanya 20 km dari Kota Banda Aceh tepatnya dikawasan PT. Semen Andalas Indonesia. Sebelum stunami menghantam Aceh tahun 2004 lalu, kawasan pantai ini cukup memberikan nuansa wisata pantai yang alami. Banyak pohon-pohon rindang terutama pohon kelapa yang tumbuh berjejer dan rimbun memberikan kesejukan, juga pohon cemara atau aron.

Deretan penjaja makanan dan minuman dibawah pohon serta gunung yang hijau bersebelahan dengan laut, cukup melengkapi sebagai obyek wisata pantai yang alami. Banyak wisatawan baik lokal maupun manca negara setiap harinya mengunjungi pantai ini atau hanya  sekedar singgah untuk istirahat sebentar untuk melanjutkan perjalanan. Pantai Lhoknga yang dihiasi oleh pohon cemara yang sedang tumbuh semakin tinggi menantang mentari setelah semua diratakan oleh tsunami. Sebelum tsunami, pantai Lhoknga sangat indah, dinaungi oleh pohon cemara sehingga banyak tempat sejuk untuk menjauhi panas sambil menikmati pantai.

Waduk Selorejo Kabupaten Malang


Waduk Selorejo - terletak di kecamatan Ngantang, kabupaten Malang. Waduk dalam bahasa Jawa berarti bendungan atau danau. Pembuatan waduk Selorejo pada awalnya bertujuan sebagai sistem pengairan masyarakat setempat sekaligus tandon air pada musim hujan. Namun dalam perkembangannya, waduk Selorejo menjadi obyek wisata yang indah dan menarik karena tambahan sejumlah fasilitas untuk memanjakan pengunjung. Salah satu tempat wisata di Malang ini kerap menjadi tujuan wisata anak sekolah dan keluarga selama masa liburan.




Waduk Selorejo terletak di ketinggian 600 mdpl, membuatnya senantiasa berudara sejuk. Panorama waduk Selorejo juga indah karena dikelilingi oleh gunung-gunung antara lain Gunung Kelud, Gunung Anjasmoro dan Gunung Kawi. Berdiri di tepian waduk menikmati pemandangan waduk dengan latar pegunungan yang diselimuti awan sungguh merupakan kenikmatan tersendiri bagi saya. Anda yang hobi mancing juga bisa menyalurkan hobi di sini. Bawalah umpan lumut untuk menarik hati ikan-ikan waduk selorejo. 




Salah satu daya tarik dari obyek wisata ini yaitu dengan sarana perahu, para wisatawan bisa menikmati keindahan pemandangan bendungan Selorejo. Perahu yang digunakan bisa menggunakan sarana perahu dayung atau perahu mesin, tergantung selera
Bendungan Selorejo sudah terkenal sebagai tempat pemancingan yang cukup ramai di kalangan pemancing lokal karena bendungan ini termasuk daerah yang masih cukup berhasil menjaga kondisi airnya sehingga terbebas dari limbah. Karenanya masih banyak ditemukan ikan dengan ukuran yang cukup besar di sini.
Lokasi pemancingan di waduk Selorejo – Ngantang ada banyak jalannya. Untuk pemancingan yang biasa, anda bisa mengambil daerah obek wisatanya. Di daerah obyek wisata Selorejo anda akan menemukan beberapa titik pemancingan yang menarik dan strategis, dengan kemudahan memperoleh makan jika lapar sudah mulai datang. Lokasi pemancingan ikan di sini cukup dekat dengan warung makanan yang berada di daerah obyek wisata. Anda bahkan bisa mencicipi menu makan berupa lalapan ikan mas, mujair, ikan wader dll.

Sisi barat danau Selorejo dipisahkan oleh dua tebing yang sangat curam. Untuk mencapai danau Selorejo, pengunjung harus melewati jembatan gantung setinggi kurang lebih seratus meter. Bagi yang takut ketinggian, kegiatan ini bisa menguji nyali mereka. Di dalam area tempat wisata di Malang Waduk Selorejo, wisatawan bisa menikmati pemandangan alam sambil menyewa perahu motor berkeliling danau, olahraga kano, berenang di kolam air sumber alam maupun sekedar jalan-jalan mengelilingi kebun jambu yang luas. Pusat kerajinan rakyat pun telah siap memanjakan Anda yang memiliki hobi berbelanja dan koleksi benda-benda unik khas Malang.

Menara Siger Kebanggaan Masyarakat Lampung

Menara Siger Jakarta memiliki Monas, bila antar Jakarta dan Sumatera maka Monas sebagai titik nol antara Jakarta dan Sumatera. Monas sebagai icon Jakarta, Palembang dengan Jembatan Ampera, Aceh sebagai titik nol Indonesia, dan kini Lampung memiliki Icon dengan Menara Siger dan sebagai titik nol jalan lintas Sumatera.
 
Menara Siger merupakan Prasasti Titik Kilomer nol jalan lintas Sumatera dan menjadi penanda bahwa ini adalah pintu gerbang pulau Sumatera, tentu ini akan menjadi catatan sejarah yang telah diresmikan oleh Pemerintah Daerah Propinsi Lampung pada tanggal 29 Mei 2009. Menara Siger dengan bentuk architecture crawn yang indah berwana kuning dapat dilihat dari jauh ketika kapal akan berlabuh di pelabuhan Bakauheni baik pagi maupun malam hari dengan lampu sorot dan sekaligus dijadikan menara lampu oleh kapal – kapal yang akan merapat di pelabuhan. Di puncak menara, ada payung tiga warna (putih-kuning-merah) sebagai simbol tatanan sosial masyarakat Lampung Bila akan melintas jalan darat menuju Sumatera dari Jakarta dan sebaliknya, tentu tak seorang pun tidak melewati dan melihat Menara Siger yang kini menjadi icon Propinsi Lampung. Menara yang mengusung adat budaya Lampung dan sekaligus landmark dari kawasan Bakauheni didalamnya menara Siger terdapat bangunan utama dan terdapat Prasasti Kayu Are sebagai simbol pohon kehidupan bagi masarakat Lampung, ini membuat Menara Siger menjadi mahkota budaya kehidupan masyarakat.

Gagasan pembangunan menara Siger dilaksanakan oleh Gubernur Syachoedin ZP untuk masa bakti 2004 – 2009 dan merupakan suatu karya permanen tidak hanya berbentuk sebuah fisik bagunan tetapi tercermin mambangun budaya masyarakat dan identitas masyarakat Lampung sesuai dengan filosophi berpikir dan bertindak dengan visi dan misi untuk mewujudkan Lampung yang unggul dan bardaya saing, salah satu keunggulan digali dari aspek budaya daerah menuju masyarakat yang sejahtera yang direpresentasikan dalam bentuk bangunan berciri sangat specific Lampung dan sekaligus menjadi icon Lampung, ini merupakan suatu karya yang sangat luar biasa yang perlu mendapatkan dukungan dan sekaligus perlu dicatat dalam sebuah sejarah Lampung melainkan sejarah nasional.

Menara Siger sebagai karya besar dan sekaligus dapat menjadi representasi tonggak pembangunan menuju pembangunan dan karya yang besar bagi daerah propinsi Lampung, bila melihat menara Siger akan terbayang sebuah mahkota yang dibangun disebuah bukit dan orang sudah mennginterprestasikan bahwa bangunan tersebut mengrepresentasikan simbol budaya Lampung, dimana di atas puncak terdapat tiga buah payung berwarna putik – kuning dan merah sebagai simbol tatanan sosial masyarakat Lampung, dan di menara Siger terdapat ada tower yang dapat melihat panorama laut yang bermakna profan.

Peresmian menara Siger mengusik kembali suatu wacana kebudayaan bagi propinsi Lampung, sebuah obsesi yang besar sudah dimulai dan diwujudkan dengan diresmikan pada tanggal 30 Mei 2008 dan merupakan wujud riil oleh seorang pemimpin daerah yang ingin mengkulturasikan Lampung sehingga bumi Lampung menjadi sebuah wilayah yang hidup didalam lilitan indigenious culture.

Kini Lampung tampil dengan wajah dan wilayah yang khas hidup dalam karakter budaya lokal seperti layaknya masyarakat di Bali, Lombok, Minangkabau, Flores, Sulawisi; Bugis – Toraja dan tradisi kerjaan Mataram di Yogyakarta. Menara Siger tidak dilihat diri aspek fisiknya saja tetapi bangunan ini mengandung nilai budaya dan sejarah dalam bentuk sebuah artefak yang membentuk kosmologi dalam setiap ruang kehidupan, sehingga setiap orang yang melihat dan berada di menara ini akan mengetahui seperti apakah gerangan Lampung ini.

Apakah Menara Siger Akan Menciptaka Makna Setelah peresmian sejak tanggal 30 Mei 2008 yang kini diserahkan kepada pihak Dinas Kepariwisataan dan Kebudayaan untuk mengelola bersama sebuah Badan Otoritas yang akan bertanggung jawab memelihara dan menghidupkan Menara Siger dengan berbagai kegiatan gedung ini, dalam sambutan Bapak Gubernur kegiatan diantaranya mulai pentas seni sampai kegiatan yang bersifat edukative.

Menara Siger yang tadinya lahir dari sebuah visioner yang dilahirkan sebuah semangat revitalisasi budaya Lampung dengan peresmian ini tentu merupakan suatu yang baik dan harus mampu untuk mengisi pesan yang disampaikan oleh Gubernur ketika dalam acara pembukaan. Karena semangat menara Sigir merupakan identitas dan diciptakan harus kelak mampu memunculkan pencipta – pencipta yang lain yang mampu membuat identitas itu betul-betul mengalir hidup dalam mayarakat Lampung yang mampu menyelimuti bangunan monumental Siger ini yang direpresentasikan dengan berbagai isian baik kegiatan dalam bentuk seni dan budaya dan yang paling penting adalah dalam bentuk kosmologi stuktur kehidupan masyarakat.

Memang tidak mudah bagi sebuah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lampung dan Badan Otorita yang akan mengurus dan mengisi gedung ini, karena tidak saja dilihat dari aspek budaya sebagai suatu paket integral pariwisa melainkan diperlukan sebuah grand design yang sangat comprehensive untuk mengisi pesan dari menara Siger ini, dan jangan sampai kegiatan paket budaya menjadi subordinat pariwisata. Budaya jangan dimaknai sebatas seni atau pertujukan rekreative, prosesi adat dimaknai sebagai acara tontonan, event akbar dan kegiatan prosesi adat hendaknya jangan hanya dikemas dalam bentuk suatu kegiatan belaka, tetapi perlu di design suatu paradigma yang mampu menyiratkan budaya sebagai bagian integral kehidupan masyarakat.

Apa Isi Menara Siger. Bila hendak mengikuti sebuah tradisi tafsir, kebudayaan memiliki makna seperangkat system symbolic yang mengandung makna yang kaya, pengetahuan, nilai, azas dan segala referensi yang dapat dijadikan pegangan manusia yang berhubungan dan interaksi dengan sebuah lingkungan, bahwa budaya mampu memiliki adaptive, inovative, creative productive, maka makna symbolic senantiasa hadir dalam kontek tersebut, kerena kehidupan tidak serta merta hadir dalam suatu lingkungan dan kehidupan masyarakat. Makna symbolik dapat berbentuk artefak ukir, sulam, topeng dan benda-benda simbalik lainnya, budaya sendiri dapat berbentuk gerak, tuturan dan juga yang berbentuk tampak dalam sebuah ritual, kekuasaan dan sistem sosial. Oleh karena itu menara Siger harus mampu diisi dengan suatu perspektif entitas simbol, cerita dan kisah yang mempunyai maksud dan makna.

Sebagai salah satu contoh produk yang sangat perlu diisi diantaranya adalah suatu cetakan, karena dalam isian dari menara Siger berbentuk simbolik, maka makna yang hadir dalam kontak harus diketahui dan dikenal orang lain, dan tentu ini tidak mudah kalau bukan penyampaiannya melalui suatu informasi baik dalam berbentuk : tourist information center, web basis atau bentuk cetakan, karena bila tidak akan sangat sukar bagi orang luar mambayangkan. Sehingga informasi yang dikeluarkan akan menjadi suatu sharing makna dan menjadi milik bersama. Sehingga menara Siger mampu memancarkan dan menyebarluaskan makna simbolis budaya Lampung kepada baik bagi masyarakat Lampungnya sendiri dan kepada orang lain / pendatang atau wisatawan sehingga pancaran entitas budaya yang mampu menularkan makna-makna simbolis dan kemudian menara Siger memancarkan sinar makna cultural, sehingga menara Siger ini digandrungi untuk di kunjungi baik oleh excortionist maupun tourist dan melaku kan tours [ learn, study and search ] di menara Siger.

Monday, 13 August 2012

Roti Ganjel Rel Khas Semarang

Roti Ganjel Rel - yang berbentuk mirip bantalan rel kereta api, khas Semarang, Jawa Tengah, kian dilupakan masyarakat karena makin sulit ditemui di pasaran lantaran kalah tenar dibanding dengan produk roti masa kini.
ganjel rel

Warga di sekitar Semarang mungkin sudah tidak asing lagi dengan kue yang satu ini. Meski namanya terkesan 'menyeramkan' untuk disantap, namun kue ganjal rel khas Semarang bercitarasa legit dan beraroma kayu manis. Tentu, karena kudapan tersebut diolah dengan bahan-bahan makanan bukan berasal dari besi, beton, atau kayu sebagaimana ganjal rel kereta api.
Kue ganjel rel sebenarnya mirip dengan roti khas Prancis yang juga berbentuk panjang dan bertekstur keras. Namun, ternyata menurut para ahli roti jenis ini sangat baik bagi pencernaan, lantaran justru banyak mengandung serat. Karenanya, roti padat ini pas disantap saat sarapan.
Ganjel rel atau yang biasa disebut kue gambang selalu menjadi rebutan masyarakat Kota Semarang saat perayaan Dugderan. Momen pembagian kue ganjel rel ditengah tradisi menjelang Ramadan menjadi acara yang dinanti warga. Ribuan warga bahkan rela berdesakkan untuk memperoleh kue tersebut, karena dipercaya mampu memperkuat diri ketika menjalankan ibadah puasa. Berikut resep tradisonal kue ganjel rel.

Sunday, 12 August 2012

Museum Ronggowarsito Semarang

Museum Ronggowarsito - di Jawa Tengah termasuk museum provinsi terbesar di Indonesia dalam hal jumlah koleksi dan keluasan bangunan terletak di Jalan Abdulrahman Saleh Nomor 1 Semarang, Jawa Tengah. Museum Ronggowarsito mempunyai dua misi, yaitu “Meningkatkan apresiasi budaya dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap budaya”. Museum Jawa Tengah Ronggowarsito mempunyai visi “Bangga Peduli Budaya” yang berarti bangga mengurusi beragam warisan budaya dan perwujudan lain ekspresi budaya. 

"Saiki jamane jaman edan, yen ra edan ra keduman" merupakan salah satu kalimat yang sangat terkenal dan masih sering didengungkan hingga kini. Kalimat yang berarti "sekarang jaman gila, yang tidak ikut gila tidak akan mendapatkan bagian" merupakan penggalan dari Serat Kalatidha yang ditulis oleh Raden Ngabehi Ranggawarsita pada tahun 1860. Sebagai pujangga besar yang karya-karyanya menginspirasi banyak orang, nama Ranggawarsita diabadikan menjadi nama Museum Negeri di Jawa Tengah yang menyimpan koleksi benda-benda sejarah, arkeologi, geologi, numismatik, dan budaya Jawa.

Koleksi museum disusun berdasarkan periodisasi waktu, mulai dari proses terbentuknya planet dan alam semesta, hewan dan manusia purba, sejarah peradaban yang muncul di Indonesia dan Jawa Tengah pada khususnya, hingga kebudayaan masa kini. Salah satu koleksi yang sering mengundang decak kagum adalah koleksi emas yang terdiri dari aneka perhiasan hingga benda-benda sarana upacara keagamaan serta mata uang. Tak hanya itu, Museum Negeri Ranggawarsita juga memiliki koleksi wayang yang sangat beragam mulai dari wayang kulit, wayang beber, wayang krucil, wayang kayu, wayang potehi, hingga wayang kontemporer.

Museum Jawa Tengah Ronggowarsito Semarang memiliki total koleksi mencapai 59.784 unit yang terdiri dari berbagai kategori koleksi. Koleksi terbanyak adalah kategori numismatik-heraldika, yakni mata uang dan tanda pangkat. Jumlah koleksi numismatik-heraldika tersebut mencapai 44.961 unit, kategori etnografi sebanyak 6.803 unit, dan koleksi benda-benda arkeologi berjumlah 5.211 unit. Jumlah koleksi keramik, kata dia, sebanyak 1.199 unit, biologi sebanyak 617 unit, historika sebanyak 318 unit, seni rupa 397 unit, dan geologika 
berupa batuan alam sebanyak 200 unit. Koleksi yang jumlahnya masih sedikit kategori filologika, berupa naskah atau manuskrip yang hanya 36 unit dan teknologika, seperti mesin ketik kuno sebanyak 42 unit.

Museum Jawa Tengah Ronggowarsito, termasuk museum provinsi terbesar di Indonesia dalam hal jumlah koleksi dan keluasan bangunan. Museum ronggowarsito dirancang sesuai dengan standar museum di Asia tenggara. Luas bangunan kira-kira 8.438 m persegi. Yang mencakup pendopo, gedung pertemuan, gedung pameran tetap, perpustakaan, laboratorium, perkantoran.

Museum Ronggowarsito dibangun dengan dana dari proyek rehabilitasi dan perluasan permuseuman Jawa Tengah dan pembanguanan fisik yang dilakukan secara bertahap. Arsiterturnya adalah Ir. Totok Rusmanto.

Klappertaart Makanan Lezat Orang Manado


Klappertaart - dessert lezat khas Sulawesi Utara yang konon dulu diciptakan oleh para Noni Belanda yang menetap di sana, menjadikan rasa makanan ini berbeda. Keunikannya terletak pada perpaduan cita rasa Barat dan Asia.
Kini, Klappertaart begitu akrab di lidah masyarakat Indonesia, tidak hanya di Manado saja. Bahkan kini Klappertaart juga mudah ditemui diluar Manado. Seperti Jakarta, Bandung maupun Surabaya.
Dengan bahan dasar kelapa, tepung terigu, susu, mentega dan telur. Terdapat beberapa macam cara memasak klappertaart. Bila dipanggang dan menggunakan roti, maka akan menghasilkan klappertaart dalam bentuk yang padat, bisa dipotong layaknya kue taart pada umumnya. Tetapi ada juga cara memasak yang tidak panggang. Ini akan menghasilkan tekstur yang begitu lembut, seperti memakan custard yang langsung meleleh begitu masuk ke mulut. Kue ini paling nikmat bila disantap dalam keadaan dingin jadi tidak boleh dibiarkan terlalu lama di luar pendingin.
Klappertaart termasuk kue yang mengandung kalori yang cukup tinggi. Ada pengusaha klappertaart yang mencari campuran adonan yang lebih rendah jumlah kandungan kalorinya. Beberapa jenis klappertart menggunakan lemak rendah kalori, susu kalsium tinggi dan pemanis rendah kalori sebagai campuran adonannya menggantikan susu dan gula yang pada umumnya digunakan, sehingga menjadikan kue ini berkurang jumlah kalorinya. Klappertaart Rendah Kalori memang sengaja dibuat agar orang-orang yang sedang diet bisa menikmati kue lezat ini.

Pantai Sukamade Banyuwangi


Pantai Sukamade - merupakan salah satu bagian dari Taman Nasional Meru Betiri dan merupakan zona pemanfaatan intensif untuk pengamatan telur penyu dan pelepasan tukik. Di pantai ini pengunjung dapat menyaksikan secara langsung saat penyu bertelur.
Juga, wisatawan dapat turut aktif dalam usaha konservasi penyu dengan mengikuti kegiatan pelepasan tukik ke laut setelah ditetaskan pada penetasan semi alami.
Jarak Pantai Sukomade kira-kira 97 km ke arah barat daya dari kota Banyuwangi. Pantai Sukomade merupakan pantai yang tenang dan indah. Pada mulanya pantai ini ditemukan oleh Belanda pada tahun 1927. Karet, kopi, dan coklat ditanam di tanah perkebunan seluas 1200 hektar. Sukomade merupakan hutan lindung alam di Jawa Timur yang berhubungan dengan penangkaran penyu.
Perjalanan malam hari ke Pantai Sukomade menjadi tak terlupakan. Para pengunjung dimimbing oleh para pemandu penjaga hutan yang berpengalaman untuk melihat penyu yang mendarat ke pantai dan bertelur di pantai pasir. Penyu betina biasanya bertelur ratusan yang diletakkan di dalam pasir di pantai. Penyu betina biasanya mulai mendarat di pantai jam 07.30 malam dan kembali ke laut pada jam 12.00 malam hari. Bulan November hingga maret adalah musim penyu bertelur.
Penyu yang biasa mendarat dan bertelur di Pantai Sukamade ada 4 jenis dari 6 jenis penyu yang ada di Indonesia, yaitu Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu Slengkrah (Lepidochelys olivaceae), dan Penyu Belimbing (Dermochelys coriaceae). Diantara penyu-penyu tersebut yang paling sering mendarat adalah penyu hijau.
Bagi mereka yang mencari suasana pantai yang masih asri dan alami, pantai Sukamadebisa menjadi salah satu alternatif untuk dikunjungi. Pantai yang terletak dikawasan taman nasional Meru Betiri ini termasuk dalam deretan pantai selatan sehingga tidak heran bila ombaknya bisa dimanfaatkan untuk berselancar.
Fasilitas yang terdapat di lokasi ini antara lain: Pondok Wisata, Camping Ground yang dilengkapi dengan pendopo untuk ruang pertemuan, Shelter, jalan trail wisata, information centre, laboratorium dan pondok kerja.
Obyek wisata lain yang ada di Pantai Sukamade adalah Hutan mangrove yang terletak di muara timur pantai Sukamade. Sungainya dapat dipakai untuk berkano sambil melakukan pengamatan burung. Burung-burung tersebut diantaranya burung Roko-Roko, Elang laut, Dara Laut dan masih banyak lagi burung burung yang dapat diamati. Pengamatan burung tersebut biasanya dilakukan sambil menunggu matahari terbenam.

Untuk menuju ke sana, anda dapat menggunakan kendaraan umum atau pribadi. namun perlu diingat medan yang berbukit-bukit dituntut untuk menyesuaikan jenis kendaraan anda. Dari Kota Banyuwangi menuju ke kota Pesanggaran (60 km) kemudian dilanjutkan ke Sarongan (20 km) dengan angkutan umum atau truk. Sarongan-Rajegwesi-Sukomade (17 km). Tersedia Cottage dan Camping Ground untuk menginap bagi para wisatawan.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Laundry Detergent Coupons